Begal Sadis di Kendari! Lansia 65 Tahun Terseret Motor Saat Pertahankan Scoopy, Polisi Turun Tangan
- account_circle La Ode Zailudin
- calendar_month Kam, 26 Feb 2026
- comment 0 komentar
KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Aksi begal kembali memakan korban di Kota Kendari. Seorang pria lanjut usia bernama Alimin (65), warga Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, harus dilarikan ke RS PMI Provinsi Sulawesi Tenggara setelah mengalami luka serius akibat terseret motor saat mempertahankan kendaraannya dari pelaku kejahatan, Kamis (26/2/2026) pagi.
Peristiwa brutal itu terjadi saat korban berupaya menggagalkan aksi pencurian sepeda motor miliknya jenis Honda Scoopy warna putih dengan nomor polisi DT 5748. Alih-alih selamat, korban justru terseret beberapa meter setelah pelaku nekat menarik paksa kendaraan tersebut ketika mesin sudah menyala.
Terseret Saat Pertahankan Motor
Menurut keterangan yang dihimpun, korban saat itu berusaha menahan motornya agar tidak dibawa kabur. Namun pelaku yang diduga berjumlah lebih dari satu orang tetap memacu kendaraan, membuat korban kehilangan keseimbangan dan terseret di badan jalan.
Akibat kejadian tersebut, Alimin mengalami luka cukup serius pada bagian tubuh dan kaki, sehingga harus mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit.
“Korban mengalami luka serius akibat terseret motor saat berupaya menyelamatkan kendaraannya yang hendak dibawa kabur oleh begal,” ungkap sumber keluarga.
Kondisi korban yang sudah lanjut usia membuat luka yang dialami berpotensi berbahaya, sehingga tim medis melakukan observasi ketat.
Polisi Turun Langsung ke Rumah Sakit
Kasus ini langsung ditangani jajaran Polsek Kemaraya. Wakapolsek Kemaraya IPTU Mariman bersama anggota mendatangi RS PMI Sultra setelah menerima laporan dari pihak keluarga.
Kehadiran aparat kepolisian bertujuan memastikan kondisi korban sekaligus mengumpulkan keterangan awal untuk memburu pelaku.
“Kami langsung mendatangi korban untuk memastikan kronologi kejadian dan melakukan penyelidikan,” ujar petugas di lokasi.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penelusuran terhadap pelaku begal yang melarikan diri membawa motor korban.
Warga Resah, Begal Makin Nekat
Insiden ini menambah daftar panjang aksi kejahatan jalanan di Kendari yang semakin meresahkan masyarakat. Modus pelaku yang tak segan melukai korban, bahkan lansia, memicu kekhawatiran akan keamanan di ruang publik.
Warga berharap aparat segera menangkap pelaku dan meningkatkan patroli, terutama di kawasan rawan.
Kasus ini menjadi alarm keras bahwa kejahatan begal tidak lagi memandang usia maupun kondisi korban siapa pun bisa menjadi sasaran.
Laporan: Redaksi
- Penulis: La Ode Zailudin

Saat ini belum ada komentar