Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Kolaka Timur Dini Hari, BMKG Sebut Dipicu Sesar Aktif
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Jum, 6 Mar 2026
- visibility 159
- comment 0 komentar

KOLAKA TIMUR | SUARAEMPATPILAR.com – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis dini hari, 5 Maret 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa tersebut dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, mengatakan gempa terjadi sekitar pukul 03.46 Wita dan sempat dirasakan oleh masyarakat di beberapa wilayah sekitar episenter.
“Wilayah Kolaka Timur diguncang gempa bumi tektonik,” ujar Nasrol Adil saat dikonfirmasi dari Kendari, Kamis.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa tersebut memiliki magnitudo 2,8. Episenter gempa berada pada koordinat 4,10 Lintang Selatan dan 121,90 Bujur Timur.
Lokasi gempa berada di darat dengan jarak sekitar 13 kilometer di selatan Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, dengan kedalaman hiposenter sekitar 5 kilometer.
Menurut Nasrol, jika dilihat dari lokasi episenter dan kedalamannya, gempa tersebut termasuk kategori gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
Berdasarkan estimasi peta guncangan atau shakemap serta laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Kolaka Timur dengan skala intensitas III MMI. Pada tingkat ini, getaran dapat dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk berat yang melintas.
Selain itu, getaran juga dilaporkan terasa di wilayah Kolaka dengan intensitas II hingga III MMI, yakni getaran yang masih dapat dirasakan di dalam rumah oleh sebagian masyarakat.
Meski demikian, hingga saat ini BMKG belum menerima laporan mengenai kerusakan bangunan ataupun dampak signifikan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.
“Hingga pukul 04.10 Wita, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi satu kali gempa susulan,” jelas Nasrol.
BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga diminta memastikan informasi terkait gempa bumi hanya berasal dari sumber resmi dan kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi.
Peristiwa gempa dengan magnitudo kecil seperti ini umumnya tidak menimbulkan kerusakan signifikan, namun tetap dapat dirasakan masyarakat terutama jika terjadi pada kedalaman yang relatif dangkal seperti yang terjadi di Kolaka Timur.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar