Breaking News
light_mode
Trending Tags

Rp132 Miliar untuk Nelayan Sultra: 6 Kabupaten Dapat Program Kampung Nelayan Merah Putih

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
  • comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan geliat pembangunan akan segera menyentuh kawasan pesisir. Melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), sebanyak enam kabupaten di Bumi Anoa bakal menerima bantuan revitalisasi permukiman nelayan dengan total alokasi anggaran mencapai Rp132 miliar dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Sultra, Martin Effendi Patulak, mengungkapkan bahwa program ini dirancang khusus untuk mengangkat derajat hidup masyarakat pesisir. Fokus utamanya adalah merombak total rumah-rumah nelayan yang selama ini masuk kategori tidak layak huni menjadi tempat tinggal yang sehat dan layak.

“Enam daerah yang masuk dalam program KNMP tersebut yakni Kabupaten Konawe, Bombana, Kolaka, Buton Utara, Muna, dan Buton Selatan,” kata Martin Effendi saat ditemui di Kendari, Selasa (10/3/2026).

Bukan Sekadar Bangun Rumah, tapi Benahi Kawasan

Yang menarik dari program ini, pemerintah tidak lagi melakukan pembangunan secara sporadis atau “spot-spot”. Martin menegaskan bahwa pola pembangunan akan dilakukan secara terintegrasi dalam satu kawasan utuh. Artinya, jika sebuah desa nelayan sudah masuk program, maka seluruh permukiman di wilayah tersebut akan ditata dan dibangun secara menyeluruh.

“Untuk bantuan rumah layak huni dari pemerintah pusat untuk Sultra itu tersebar di 10 kabupaten/kota, teristimewa di 6 kabupaten/kota yang mendapatkan program KNMP. Nah, di situ kita akan memperbaiki atau membangun rumah-rumah masyarakat nelayan yang tidak layak huni. Itu kita berusaha untuk menyelesaikannya per kawasan, jadi tidak lagi spot-spot,” ujarnya.

Martin mencontohkan, jika pembangunan dimulai di satu desa tertentu, pemerintah akan menuntaskan seluruh rumah yang membutuhkan rehabilitasi di desa tersebut sebelum beralih ke lokasi lain. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan perubahan wajah permukiman nelayan yang signifikan dan berkelanjutan.

Tahap Verifikasi, April Ditargetkan Mulai Gerak

Saat ini, proses penyaluran bantuan tengah memasuki tahap krusial, yaitu verifikasi data calon penerima. Martin menyebut, pihaknya masih menunggu surat keputusan (SK) dari masing-masing bupati dan wali kota terkait usulan nama penerima bantuan. Proses ini penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran kepada nelayan yang benar-benar membutuhkan.

Meski demikian, pemerintah tidak ingin terjebak dalam birokrasi yang berlarut. Martin menegaskan, pembangunan tidak akan menunggu semua SK dari 10 daerah keluar secara bersamaan.

“Kami berharap April ini sudah mulai jalan. Jadi kami tidak akan menunggu secara keseluruhan SK keluar semua. Mana yang sudah masuk, itu yang kita genjot untuk bangun,” tegasnya.

Kuota Hingga 100 Unit Per Kabupaten

Soal jumlah bantuan, setiap kabupaten diproyeksikan menerima hingga maksimal 100 unit rumah. Namun angka tersebut bersifat fleksibel dan akan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan serta kebutuhan masing-masing desa.

“Untuk kuota per kabupaten nantinya akan ada maksimal 100 unit rumah. Tapi nantinya akan tergantung pada situasi di desa. Kalau misalnya di desa itu hanya 50, ya kita bangun segitu dulu,” tambah Martin.

Pemerintah provinsi juga tidak akan berhenti di enam kabupaten tersebut. Martin mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah memetakan wilayah lain yang memiliki kawasan permukiman nelayan kumuh untuk diprioritaskan dalam program serupa ke depannya. Hal ini sejalan dengan visi pemerataan pembangunan di seluruh wilayah pesisir Sulawesi Tenggara.

Program Kampung Nelayan Merah Putih ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian, tetapi juga mendorong produktivitas nelayan. Dengan lingkungan tempat tinggal yang lebih tertata dan sehat, diharapkan masyarakat pesisir dapat lebih fokus mengelola potensi laut yang melimpah untuk kesejahteraan mereka.

Laporan: Redaksi

Rp132 Miliar untuk Nelayan Sultra: 6 Kabupaten Dapat Program Kampung Nelayan Merah Putih
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkum Sultra Terbitkan 26 Dokumen Apostille, Permudah Pelajar Kendari Studi ke Luar Negeri photo_camera 1

    Kemenkum Sultra Terbitkan 26 Dokumen Apostille, Permudah Pelajar Kendari Studi ke Luar Negeri

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 201
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Tenggara terus memperkuat komitmen dalam mendukung kemajuan pendidikan masyarakat melalui layanan administrasi hukum modern. Melalui Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU), Kanwil Kemenkum Sultra memfasilitasi penerbitan 26 dokumen Apostille bagi warga yang akan melanjutkan studi ke luar negeri. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi […]

  • Tarian Lulo Konawe Libatkan 26 Ribu Peserta, Raih Rekor MURI photo_camera 1

    Tarian Lulo Konawe Libatkan 26 Ribu Peserta, Raih Rekor MURI

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 177
    • 0Komentar

    KONAWE | SUARAEMPATPILAR.com – Perhelatan akbar Tarian Lulo yang melibatkan sekitar 26 ribu peserta di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, pada 11 April 2026, resmi mencatatkan rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pencapaian prestasi, tetapi juga menegaskan kuatnya nilai sosial dan budaya masyarakat setempat. Tarian Lulo yang merupakan tradisi […]

  • Gubernur Sultra Pimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 photo_camera 1

    Gubernur Sultra Pimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Kontributor La Ode Zailudin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    SuaraEmpatPilar.Com, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Jumat (19/12/2025). Upacara tersebut diikuti oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Forkopimda Sultra, Sekda Sultra, Staf Ahli Gubernur, para asisten, Para Kepala OPD […]

  • Desa Wisata Gala: Surga Tersembunyi di Muna Barat dengan Pasir Putih dan Kearifan Nelayan photo_camera 1

    Desa Wisata Gala: Surga Tersembunyi di Muna Barat dengan Pasir Putih dan Kearifan Nelayan

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Kontributor: Zailudin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MUNA BARAT | SUARAEMPATPILAR.com – Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, menyimpan permata wisata yang mulai memikat perhatian. Desa Wisata Gala, yang berstatus sebagai desa wisata berkembang, menawarkan perpaduan sempurna antara keindahan bahari yang memukau dan kearifan lokal masyarakat nelayan yang otentik. Terletak di Kecamatan Maginti, desa yang berada di tengah laut ini menjadi salah satu destinasi […]

  • Malam Mencekam di Kendari! 8 Pelaku Dibekuk, Aksi Pemerasan hingga Sajam Digulung Polisi photo_camera 1

    Malam Mencekam di Kendari! 8 Pelaku Dibekuk, Aksi Pemerasan hingga Sajam Digulung Polisi

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 141
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.ocm – Aparat gabungan menunjukkan taringnya dalam menjaga keamanan Kota Kendari. Dalam patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) skala besar yang digelar Rabu malam (25/3/2026) hingga Kamis dini hari, sejumlah pelaku tindak pidana berhasil diamankan, mulai dari kasus pemerasan hingga kepemilikan senjata tajam. Patroli ini melibatkan kekuatan penuh dari Subdit Dalmas dan Gasum […]

  • Napi Korupsi Ngopi di Kendari, Supriadi Disel Isolasi dan Petugas Dicopot photo_camera 1

    Napi Korupsi Ngopi di Kendari, Supriadi Disel Isolasi dan Petugas Dicopot

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 114
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Viral di media sosial, seorang narapidana kasus korupsi yang juga mantan Kepala Syahbandar Kolaka, Supriadi, terciduk sedang berada di sebuah kedai kopi di Kota Kendari. Insiden ini langsung berbuntut panjang dengan sanksi tegas terhadap petugas pengawal serta penempatan khusus bagi narapidana tersebut. Kepala Rutan Kelas IIA Kendari, Rikie Umbaran menyampaikan permohonan […]

expand_less