Gubernur Andi Sumangerukka Resmikan 100 Stand UMKM, Dorong Ekonomi Kerakyatan
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Sab, 25 Apr 2026
- visibility 53
- comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui langkah konkret di momentum perayaan HUT ke-62. Gubernur Andi Sumangerukka secara resmi meresmikan Stand UMKM Sultra yang dipusatkan di kawasan MTQ Kendari, Jumat (24/4/2026).
Peresmian tersebut berlangsung meriah dan menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian perayaan daerah. Sejumlah pejabat penting turut hadir, mulai dari Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, perwakilan Bank Indonesia, Direktur Utama Perumda, Pelaksana Harian Sekda Sultra, hingga para kepala OPD lingkup Pemprov.
Prosesi pengguntingan pita oleh Gubernur bersama para pejabat menjadi simbol dimulainya operasional stand UMKM, yang diharapkan menjadi ruang strategis bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang dan memperluas pasar.
Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka menegaskan bahwa kehadiran stand UMKM bukan sekadar pelengkap acara, melainkan bagian dari strategi pembangunan ekonomi berbasis masyarakat. Pemerintah, kata dia, terus mendorong UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
“Peresmian Stand UMKM ini merupakan wujud dukungan nyata terhadap pelaku usaha lokal. Kita ingin produk-produk Sulawesi Tenggara mampu bersaing dan memiliki nilai tambah,” ujarnya.
Usai peresmian, Gubernur bersama rombongan langsung meninjau sekitar 100 stand UMKM yang berasal dari Kendari dan berbagai kabupaten/kota lainnya. Beragam produk unggulan ditampilkan, mulai dari kuliner khas daerah, olahan pangan, hingga kerajinan tangan berbasis kearifan lokal.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur tidak hanya melihat-lihat, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM. Dialog singkat yang terjadi mencerminkan perhatian pemerintah terhadap tantangan dan kebutuhan pelaku usaha di lapangan, termasuk akses pasar, permodalan, hingga peningkatan kualitas produk.
Dari sisi dampak ekonomi, kehadiran stand UMKM ini dinilai strategis dalam mendorong perputaran transaksi selama perayaan HUT Sultra. Pemerintah daerah pun mengajak seluruh OPD serta masyarakat luas untuk turut meramaikan dan berbelanja produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi daerah.
Partisipasi pelaku UMKM juga menunjukkan antusiasme tinggi. Salah satunya datang dari Waode, pelaku usaha yang mengaku terbantu dengan fasilitas yang disediakan pemerintah.
“Dengan adanya stand dari pemerintah ini kami merasa sangat terbantu, apalagi dilibatkan dalam momen HUT Sultra seperti ini,” ungkapnya.
Ia berharap ke depan jumlah stand dapat diperluas agar semakin banyak pelaku UMKM yang mendapat kesempatan serupa untuk mempromosikan produknya.
Momentum ini sekaligus mempertegas arah kebijakan Pemprov Sultra yang menempatkan UMKM sebagai sektor prioritas dalam pembangunan ekonomi. Tidak hanya sebagai penggerak ekonomi lokal, tetapi juga sebagai fondasi ketahanan ekonomi daerah di tengah dinamika global.
Dengan dukungan lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat, Stand UMKM Sultra diharapkan menjadi lebih dari sekadar pameran melainkan ruang akselerasi bagi pertumbuhan usaha lokal menuju pasar yang lebih luas dan berdaya saing tinggi.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar