Aktivis Desak Kejari Kolaka Buka-bukaan Kasus Korupsi Dana Desa di 8 Lokasi
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Sel, 14 Apr 2026
- visibility 100
- comment 0 komentar

KOLAKA | SUARAEMPATPILAR.com – Rencana aksi unjuk rasa kembali menghangat di Sulawesi Tenggara. Konsorsium Aktivis Sulawesi Tenggara (KAS) berencana menggelar demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka, Selasa (7/4/2026). Mereka mendesak lembaga penegak hukum itu segera menindaklanjuti laporan dugaan korupsi dana desa yang melibatkan sedikitnya delapan desa di dua kecamatan.
Desa-desa yang dimaksud dalam seruan aksi tersebut adalah Desa Tawanga, Pehanggo, Aukora, dan Amokuni di Kecamatan Uluwiwai. Sementara dari Kecamatan Ueesi, meliputi Desa Watumendonga, Tongauna, Purau, dan Ueesi.
Koordinator aksi yang juga bertindak sebagai penanggung jawab, Saebin Abd. Haris dari lembaga Abdi Sultra, menegaskan bahwa tuntutan utama mereka adalah transparansi publik atas perkembangan penanganan laporan yang telah masuk.
“Kami mendesak Kejari Kolaka untuk tidak lagi menutup-nutupi informasi. Masyarakat berhak tahu sejauh mana proses hukum kasus dugaan korupsi dana desa ini berjalan. Jangan sampai laporan hanya menjadi tumpukan kertas tanpa kepastian hukum,” ujar Saebin.

Para aktivis juga menyoroti lambatnya respons Kejari meski bukti awal dan laporan dari warga telah diserahkan beberapa bulan lalu. Mereka mengancam akan menggelar aksi lebih besar jika tuntutan keterbukaan dan kecepatan penanganan perkara tidak dipenuhi sebelum hari-H.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Negeri Kolaka belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana aksi dan tuntutan tersebut. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa lembaga sedang melakukan verifikasi atas laporan-laporan yang masuk, termasuk dari kedua kecamatan tersebut.
Kasus dugaan korupsi dana desa di wilayah itu sendiri sebelumnya sempat menjadi perbincangan publik setelah sejumlah warga melaporkan indikasi penyalahgunaan anggaran untuk pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial yang tidak sesuai peruntukan.
Aksi pada Selasa pekan depan direncanakan akan berlangsung di pintu utama Kantor Kejari Kolaka dan dijadwalkan mulai pukul 10.00 WITA hingga siang hari. Pihak kepolisian setempat dikabarkan telah melakukan koordinasi awal untuk mengantisipasi jalannya unjuk rasa.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar