Breaking News
light_mode
Trending Tags

Skandal Nikel! Ketua Ombudsman Ditahan, Toshida Diduga Suap Rp1,5 Miliar

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
  • comment 0 komentar

JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.com — Skandal besar mengguncang dunia pertambangan nasional. Perusahaan tambang nikel PT Toshida Indonesia diduga menjadi aktor utama dalam praktik suap yang menyeret Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, hingga berakhir di tahanan.

Kejaksaan Agung secara resmi menetapkan Hery sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang berkaitan dengan carut-marut tata kelola niaga pertambangan nikel sepanjang periode 2013 hingga 2025.

Kasus ini disebut sebagai salah satu skandal besar yang membuka dugaan praktik “main mata” antara korporasi tambang dan lembaga negara.

Modus: Ombudsman Diduga Dijadikan Alat “Koreksi Kebijakan”

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi mengungkapkan, perkara bermula dari sengketa perhitungan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) antara PT Toshida Indonesia dan Kementerian Kehutanan.

Alih-alih mengikuti mekanisme resmi, perusahaan diduga mencari jalan pintas dengan melibatkan Ombudsman untuk “mengoreksi” kebijakan pemerintah.

“Perusahaan ini memiliki persoalan perhitungan PNBP, lalu mencari jalan keluar dengan melibatkan pihak tertentu,” ungkap Syarief.

Lebih lanjut, ia menegaskan adanya dugaan kerja sama antara pihak perusahaan dan Hery Susanto untuk mengatur keluarnya surat dari Ombudsman yang menguntungkan perusahaan.

Surat tersebut diduga memberi ruang bagi PT Toshida untuk menghitung sendiri kewajiban pembayaran yang semestinya ditetapkan pemerintah.

Dugaan Suap Rp1,5 Miliar

Dalam prosesnya, Kejagung menemukan adanya aliran dana yang diduga sebagai “pelicin”. Direktur PT Toshida Indonesia disebut menyerahkan uang sekitar Rp1,5 miliar kepada Hery Susanto.

“Kurang lebih satu setengah miliar rupiah telah diserahkan sebagai bagian dari pelaksanaan pengaturan tersebut,” beber Syarief.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa praktik korupsi tidak hanya terjadi di sektor teknis pertambangan, tetapi juga merambah ke lembaga pengawas negara.

Denda Fantastis Rp1,2 Triliun dan Dugaan Pelanggaran Kawasan Hutan

Tak hanya terseret dalam kasus suap, PT Toshida Indonesia sebelumnya juga telah dikenai sanksi administratif oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Perusahaan ini dijatuhi denda fantastis sebesar Rp1,2 triliun karena terbukti melakukan aktivitas pertambangan di kawasan hutan tanpa izin resmi di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Pelanggaran tersebut mencakup pembukaan lahan seluas lebih dari 124 hektare di kawasan hutan, yang dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan serta regulasi turunannya.

Tim Satgas bahkan telah melakukan penyegelan di lokasi tambang sebagai bentuk penindakan.

Alarm Keras Tata Kelola Tambang

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi tata kelola sektor pertambangan nasional, khususnya di wilayah kaya sumber daya seperti Sulawesi Tenggara.

Selain potensi kerugian negara, aktivitas tambang ilegal juga disebut berdampak serius terhadap kerusakan lingkungan.

Hingga kini, Kejagung masih terus mendalami aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.

Sementara itu, pihak PT Toshida Indonesia belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan yang berkembang.

Skandal ini diprediksi akan terus bergulir dan berpotensi menyeret lebih banyak nama, seiring upaya penegakan hukum yang kini menjadi sorotan publik nasional.

Laporan: Redaksi

Skandal Nikel! Ketua Ombudsman Ditahan, Toshida Diduga Suap Rp1,5 Miliar
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Truk Terbalik di Besulutu Konawe, Diduga Hilang Kendali Akibat Laju Tinggi photo_camera 1

    Truk Terbalik di Besulutu Konawe, Diduga Hilang Kendali Akibat Laju Tinggi

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 201
    • 0Komentar

    KONAWE | SUARAEMPATPILAR.com — Sebuah truk dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal hingga terbalik di Desa Amosilu, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Kamis pagi (12/2/2026). Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, kecelakaan diduga terjadi akibat laju kendaraan yang cukup tinggi sehingga pengemudi kehilangan kendali saat melintas di ruas jalan desa tersebut. Truk kemudian terguling dan menutup sebagian […]

  • Jaksa Agung Tunjuk 19 Kajari Baru, Mantan Jaksa KPK Dapat Pos Strategis photo_camera 1

    Jaksa Agung Tunjuk 19 Kajari Baru, Mantan Jaksa KPK Dapat Pos Strategis

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 206
    • 0Komentar

    JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.COM – Jaksa Agung Republik Indonesia, Sanitiar Burhanuddin, kembali melakukan penyegaran besar-besaran di tubuh Korps Adhyaksa. Sebanyak 19 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) resmi ditunjuk dan dimutasi untuk mengisi sejumlah wilayah strategis di Indonesia. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-24/C/01/2026, yang ditandatangani pada Januari 2026. Rotasi ini disebut sebagai […]

  • Kapolda Sultra dan Gubernur Sultra Cek Pos Pam Operasi Lilin Anoa 2025 di Konsel

    Kapolda Sultra dan Gubernur Sultra Cek Pos Pam Operasi Lilin Anoa 2025 di Konsel

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Kontributor La Ode Zailudin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    SuaraEmpatPilar.Com, KONAWE SELATAN – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Kapolda Sultra) Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., bersama Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka melaksanakan pengecekan Pos Pengamanan (Pos Pam) Operasi Lilin Anoa 2025, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 13.00 Wita hingga selesai, bertempat di Pelabuhan Torobulu, Kabupaten Konawe Selatan. […]

  • Makanan Berjamur di Sekolah Konawe, SPPG Akui Lalai SOP: Pakar Ingatkan Ancaman Sanksi Hukum photo_camera 1

    Makanan Berjamur di Sekolah Konawe, SPPG Akui Lalai SOP: Pakar Ingatkan Ancaman Sanksi Hukum

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 441
    • 0Komentar

    KONAWE | SUARAEMPATPILAR.COM – Skandal ditemukannya makanan berjamur yang dibagikan kepada siswa di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, memicu kemarahan publik dan sorotan serius terhadap sistem pengawasan pemenuhan gizi di daerah tersebut. Kasus ini dinilai bukan sekadar kelalaian teknis, melainkan berpotensi melanggar sejumlah ketentuan hukum terkait keamanan pangan dan perlindungan konsumen. Kepala Satuan Pemenuhan Gizi (SPPG) […]

  • Kapolda Sultra Ikuti Arahan Wakapolri Antisipasi El Niño Ekstrem “Godzilla” photo_camera 1

    Kapolda Sultra Ikuti Arahan Wakapolri Antisipasi El Niño Ekstrem “Godzilla”

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 110
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, Didik Agung Widjanarko, bersama Wakapolda Sultra, Gidion Arief Setyawan, mengikuti arahan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Dedi Prasetyo, terkait langkah antisipasi fenomena El Niño ekstrem yang dikenal sebagai “Godzilla”, Selasa (14/4/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting dan dipusatkan di Aula Dhacara Polda […]

  • TMMD Ke-127 Kodim 1417 Kendari Kerahkan Alat Berat Bangun Drainase Anggoeya photo_camera 1

    TMMD Ke-127 Kodim 1417 Kendari Kerahkan Alat Berat Bangun Drainase Anggoeya

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 256
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan Kodim 1417/Kendari mulai memasuki fase percepatan pengerjaan fisik. Pada Selasa (10/2), satuan tugas resmi mengerahkan alat berat untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia. Langkah pengerahan dukungan mekanis ini difokuskan untuk mempercepat pengerjaan sasaran utama, yakni pembangunan talud dan drainase […]

expand_less