Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kasus Penadahan Motor Curian di Kendari Melebar, Oknum TNI Diduga Terlibat

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Penanganan kasus penadahan kendaraan bermotor hasil pencurian di Kota Kendari terus berkembang dan kini memasuki fase penyidikan yang lebih kompleks. Dugaan keterlibatan sejumlah oknum TNI mulai mencuat ke publik dan tengah didalami secara intensif oleh aparat penegak hukum melalui koordinasi lintas institusi.

Informasi awal mengenai dugaan tersebut muncul dari laporan seorang netizen berinisial NB Senin (20/4/2026). Dalam laporannya, NB mengungkap adanya indikasi keterlibatan anggota TNI dalam praktik pembelian sepeda motor hasil curanmor di wilayah Kendari.

Menindaklanjuti informasi itu, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penelusuran. Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Polisi Militer sejak Selasa (21/4/2026) untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

“Koordinasi dilakukan lintas matra, melibatkan Denpom AU dan POM AD, guna mendalami apakah terdapat anggota aktif yang terlibat dalam perkara ini,” ungkapnya.

Langkah tersebut diambil guna menjaga objektivitas penanganan kasus sekaligus memastikan batas kewenangan antar lembaga tetap berjalan sesuai aturan. Kepolisian fokus menangani pelaku sipil, sementara dugaan keterlibatan anggota aktif TNI berada di bawah kewenangan Polisi Militer.

Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin L. Sengka, mengungkapkan bahwa hingga Rabu (22/4/2026), dua oknum TNI AD berinisial KA dan AN telah dimintai keterangan sebagai saksi. Pemeriksaan dilakukan terkait dugaan pembelian kendaraan hasil pencurian dari tersangka yang saat ini tengah diproses hukum.

Sebelumnya, pada Selasa (21/4/2026), penyidik juga telah memeriksa seorang anggota TNI AU berinisial Prada TH di Lanud Haluoleo Kendari. Pemeriksaan berlangsung dengan pendampingan Provost serta anggota Polisi Militer Angkatan Udara (POM AU), sesuai prosedur internal militer.

Dalam proses pemeriksaan, penyidik mendalami transaksi satu unit sepeda motor jenis Honda CRF berwarna merah yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian. Prada TH mengaku hanya satu kali melakukan transaksi dengan tersangka dan tidak memiliki hubungan lebih jauh.

Namun, keterangan tersebut berbanding terbalik dengan pengakuan tersangka, yang menyebut telah beberapa kali melakukan transaksi penjualan motor curian kepada saksi yang sama, bahkan disebut mencapai tujuh kali transaksi.

Perbedaan keterangan ini menjadi fokus utama dalam pengembangan penyidikan guna menguji konsistensi serta mengungkap fakta yang sebenarnya di lapangan.

Hingga Rabu malam (22/4/2026), upaya konfirmasi kepada Denpom XIV/3 Kendari maupun pihak terkait di lingkup Polisi Militer masih belum mendapatkan tanggapan resmi. Meski demikian, Polresta Kendari memastikan proses penyidikan terus berjalan dengan koordinasi intensif bersama aparat militer.

Penyidik juga tengah menelusuri kemungkinan adanya jaringan penadah yang lebih luas dalam kasus ini, termasuk mengurai alur distribusi kendaraan hasil curian serta mengidentifikasi pihak-pihak lain yang diduga terlibat.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena tidak hanya menyangkut tindak pidana pencurian kendaraan, tetapi juga membuka potensi keterlibatan lintas institusi yang membutuhkan penanganan transparan dan akuntabel.

Laporan: Redaksi

Kasus Penadahan Motor Curian di Kendari Melebar, Oknum TNI Diduga Terlibat
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 62 Tahun Sulawesi Tenggara, Transformasi Berkelanjutan Lewat 4 Pilar Pembangunan ASR–Hugua photo_camera 1

    62 Tahun Sulawesi Tenggara, Transformasi Berkelanjutan Lewat 4 Pilar Pembangunan ASR–Hugua

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Memasuki usia ke-62 tahun, Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan perjalanan panjang yang ditandai dengan konsistensi pembangunan dan transformasi di berbagai sektor strategis. Sejak terbentuk melalui Pembentukan Provinsi Sulawesi Tenggara, daerah ini terus bergerak dari wilayah dengan keterbatasan infrastruktur menuju kawasan yang semakin terhubung, produktif, dan kompetitif. Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) […]

  • BIROKRASI YANG LUKAI GURU, SAAT PROYEK MAHAL JADI TANDA TANGAN KEKUASAAN

    BIROKRASI YANG LUKAI GURU, SAAT PROYEK MAHAL JADI TANDA TANGAN KEKUASAAN

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Oleh: Olank Zakaria Tangisan seorang guru di Deli Serdang adalah derit panjang sistem yang sudah membusuk. Ini bukan sekadar kisah sedih. Ini adalah pembongkaran pengkhianatan negara terhadap konstitusinya sendiri. Dua puluh tahun mengabdi, lalu dibuang seperti sampah. Empat belas guru PPPK, kontraknya berakhir di air mata. Negara ternyata lebih setia pada proyek daripada pada pengabdi bangsa. Birokrasi kita […]

  • Tokoh Pemuda Muna: Tudingan Pelanggaran Etik Kadispar Sultra Diduga Hanya Cari Panggung, Sarankan Pendalaman Hukum photo_camera 1

    Tokoh Pemuda Muna: Tudingan Pelanggaran Etik Kadispar Sultra Diduga Hanya Cari Panggung, Sarankan Pendalaman Hukum

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Polemik dugaan pelanggaran etik terhadap Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara terus bergulir di ruang publik. Tokoh Pemuda Muna, Tayeb, menilai tudingan yang disampaikan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sultra, Adhi Yaksa Pratama, menunjukkan adanya kekeliruan dalam memahami regulasi hukum serta kode etik jurnalistik. Menurut Tayeb, hingga saat ini belum ditemukan […]

  • Pekerja Tewas di PT IPIP Pomalaa, LIRA Sultra Mengamuk: “Kelalaian K3 Mematikan, Pemerintah Jangan Jadi Penonton!” photo_camera 1

    Pekerja Tewas di PT IPIP Pomalaa, LIRA Sultra Mengamuk: “Kelalaian K3 Mematikan, Pemerintah Jangan Jadi Penonton!”

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 367
    • 0Komentar

    KOLAKA | SUARAEMPATPILAR.com — Tragedi maut di kawasan kerja PT IPIP Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, memantik gelombang kemarahan publik. Seorang karyawan dilaporkan tewas di lokasi kerja, diduga kuat akibat kelalaian penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Peristiwa ini langsung disorot keras oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LSM LIRA Sultra Kelaster 45 yang menilai […]

  • Gubernur Sultra Pelayanan Pajak Harus Dipercepat, Transparan Jangan Dipersulit photo_camera 1

    Gubernur Sultra Pelayanan Pajak Harus Dipercepat, Transparan Jangan Dipersulit

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa pelayanan pajak yang mudah, cepat, dan transparan menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik serta menjaga ketahanan fiskal daerah. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Bapenda Fest 2025 bertema “Pajak Kita untuk Sultra” yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Badan […]

  • Pemprov Sultra Tegaskan Anggaran HUT ke-62 Bukan Rp3,7 Miliar, Hanya Rp1,97 Miliar photo_camera 1

    Pemprov Sultra Tegaskan Anggaran HUT ke-62 Bukan Rp3,7 Miliar, Hanya Rp1,97 Miliar

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara akhirnya buka suara terkait polemik anggaran perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 yang sempat ramai diperbincangkan publik. Isu pembengkakan anggaran hingga Rp3,7 miliar dipastikan tidak benar dan telah diluruskan secara resmi oleh pemerintah daerah. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sulawesi Tenggara, Andi Syahrir, menegaskan bahwa […]

expand_less