Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kritik Viral Kadis Pariwisata Sultra Dinilai Salah Sasaran, GPMI Soroti Minimnya Literasi Kewenangan Pemerintahan

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
  • visibility 183
  • comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM — Video kritik terhadap Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara yang beredar luas di media sosial memunculkan diskursus publik tentang batas antara kebebasan berpendapat dan akurasi substansi. Kritik publik merupakan elemen penting dalam demokrasi, namun efektivitasnya sangat ditentukan oleh ketepatan data, konteks kewenangan, serta pemahaman terhadap struktur tata kelola pemerintahan.

Ketua Gerakan Persatuan Mahasiswa Indonesia (GPMI), Andrianto, menilai kritik yang diarahkan kepada Dinas Pariwisata Provinsi terkait pengelolaan Pulau Senja dan Pantai Kartika berangkat dari asumsi yang tidak sepenuhnya selaras dengan peta kewenangan pemerintahan daerah.

Menurutnya, dua kawasan tersebut bukan merupakan aset Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, melainkan berada dalam ruang pengelolaan masyarakat dan pihak privat serta telah masuk dalam rencana tata ruang pariwisata Kabupaten Konawe Selatan. Dalam konstruksi desentralisasi pemerintahan, kewenangan perencanaan dan pengelolaan teknis kawasan wisata pada level tersebut secara prinsip berada pada pemerintah kabupaten.

Ia menilai penyederhanaan persoalan menjadi tudingan kinerja terhadap pejabat provinsi berisiko mengaburkan persoalan struktural yang lebih mendasar, yakni pemahaman publik terhadap pembagian fungsi pemerintahan.

“Ruang demokrasi terbuka bagi kritik, tetapi kualitas kritik sangat ditentukan oleh ketepatan sasaran. Kritik yang tidak berbasis peta kewenangan hanya akan memperlebar jarak antara opini publik dan realitas administratif,” ujarnya.

Isu lain yang turut mengemuka adalah narasi dugaan tumpang tindih kawasan wisata dengan aktivitas pertambangan galian C. Dalam konteks birokrasi sektoral, Andrianto menyebut bahwa Dinas Pariwisata Provinsi telah menjalankan fungsi prosedural dengan menyerahkan telaah akademis kepada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral sebagai instansi yang memiliki kewenangan langsung dalam sektor pertambangan.

Pendekatan tersebut, menurutnya, justru mencerminkan praktik tata kelola pemerintahan modern yang menempatkan setiap organisasi perangkat daerah bekerja dalam koridor kewenangannya masing-masing, sekaligus menjaga mekanisme pengawasan silang antar sektor.

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa apabila suatu persoalan secara administratif masuk dalam ranah kewenangan Dinas Pariwisata, maka tindakan tetap akan diambil sesuai mekanisme hukum dan prosedur yang berlaku. Ia juga mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan di sejumlah kawasan disebut telah terjadi jauh sebelum pejabat yang saat ini menjabat menduduki posisi tersebut.

RB sendiri diketahui baru menjabat dalam hitungan minggu. Dalam praktik birokrasi, periode awal jabatan lazim digunakan untuk konsolidasi data, pemetaan kebijakan, serta kajian administratif dan teknis sebelum mengambil keputusan strategis, terutama yang berkaitan dengan aset dan kewenangan pemerintah provinsi.

Andrianto menilai percepatan kesimpulan publik tanpa mempertimbangkan dimensi waktu dan proses administratif berpotensi melahirkan penilaian yang tidak proporsional terhadap kinerja institusi.

Fenomena ini, menurutnya, juga tidak dapat dilepaskan dari dinamika ruang digital yang mendorong kecepatan opini sering kali melampaui verifikasi data. Ketersediaan dokumen regulasi, rencana tata ruang, hingga rilis resmi pemerintah sebenarnya semakin terbuka, namun belum sepenuhnya diikuti budaya literasi kebijakan di ruang publik.

Ia menekankan bahwa pemerintah daerah tidak membutuhkan legitimasi tanpa kritik, tetapi demokrasi juga tidak akan sehat jika ruang publik dipenuhi narasi yang tidak ditopang pemahaman regulasi dan data administratif.

“Kritik yang kuat adalah kritik yang berbasis fakta, regulasi, dan konteks kewenangan. Di luar itu, kritik berisiko berubah menjadi opini yang hanya keras di permukaan, tetapi lemah secara substansi,” katanya.

Polemik ini, pada akhirnya, memperlihatkan bahwa demokrasi digital tidak hanya membutuhkan kebebasan bersuara, tetapi juga kedewasaan dalam memahami bagaimana sistem pemerintahan bekerja. Tanpa itu, kritik mudah bergeser dari kontrol sosial menjadi sekadar reproduksi persepsi.

Laporan: Redaksi

Kritik Viral Kadis Pariwisata Sultra Dinilai Salah Sasaran, GPMI Soroti Minimnya Literasi Kewenangan Pemerintahan
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Gabungan Pajak Kendaraan di Kendari Berjalan Lancar, Kesadaran Warga Meningkat photo_camera 1

    Operasi Gabungan Pajak Kendaraan di Kendari Berjalan Lancar, Kesadaran Warga Meningkat

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Operasi Kepatuhan Pajak gabungan yang melibatkan Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara bersama sejumlah instansi terkait berlangsung aman dan tertib di Kota Kendari, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini menyasar titik-titik strategis guna meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak kendaraan bermotor. Operasi dimulai sejak pukul 09.00 WITA dan dilaksanakan di beberapa lokasi utama, […]

  • Kemenhub Siapkan 6.000 Tiket Kapal Gratis Rute Kendari–Raha–Baubau untuk Mudik Lebaran 2026 photo_camera 1

    Kemenhub Siapkan 6.000 Tiket Kapal Gratis Rute Kendari–Raha–Baubau untuk Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 176
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali menghadirkan program mudik gratis bagi masyarakat Sulawesi Tenggara menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Hubla), Kemenhub menyiapkan sekitar 6.000 tiket kapal gratis untuk rute pelayaran Kendari–Raha–Baubau. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman dengan biaya […]

  • Cabul! Tim Buser77 Gerebek Rumah di Konawe Selatan, Tersangka Doyan Bocah Diamankan Usai Bawa Lari Gadis 15 Tahun photo_camera 1

    Cabul! Tim Buser77 Gerebek Rumah di Konawe Selatan, Tersangka Doyan Bocah Diamankan Usai Bawa Lari Gadis 15 Tahun

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 359
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Aksi nekat seorang pria tega membawa lari dan mencabuli anak di bawah umur berakhir di balik jeruji besi. Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari sukses meringkus AO (37) pada operasi dini hari yang digelar Minggu (5/1/2026) di Desa Amotowo, Landono, Konawe Selatan. Operasi gabungan yang melibatkan Polsek Landono dan Tim Khusus Polres Konawe […]

  • KASAU dan Gubernur Sultra Terima Gelar Adat Tolaki: Tumonda & Lariwu photo_camera 1

    KASAU dan Gubernur Sultra Terima Gelar Adat Tolaki: Tumonda & Lariwu

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 263
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara berubah menjadi istana adat yang sakral. Bukan untuk pesta biasa, melainkan untuk sebuah prosesi penuh makna: penganugerahan gelar kehormatan adat Tolaki kepada dua tokoh nasional sekaligus, Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono dan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, Minggu (26 April 2026). Di […]

  • Gubernur Sultra Hadiri Inaugurasi GP Ansor, Pemuda Jadi Kunci Pembangunan Daerah photo_camera 1

    Gubernur Sultra Hadiri Inaugurasi GP Ansor, Pemuda Jadi Kunci Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Kontributor La Ode Zailudin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menghadiri Inaugurasi Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Tenggara Masa Khidmat 2025–2029 yang digelar di Hotel Zahra Syariah Kendari, Jumat (9/1/2026). Kehadiran Gubernur Sultra pada kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memperkuat sinergi dan kemitraan strategis […]

  • Kuota RKAB Tambang Sultra 2026 Belum Jelas, ESDM Minta Tunggu Rilis Resmi photo_camera 1

    Kuota RKAB Tambang Sultra 2026 Belum Jelas, ESDM Minta Tunggu Rilis Resmi

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Kepastian kuota Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sektor pertambangan di Sulawesi Tenggara tahun 2026 hingga kini masih belum jelas. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sulawesi Tenggara mengaku belum menerima tembusan resmi dari pemerintah pusat terkait hal tersebut. Kepala Bidang Mineral dan Batubara (Minerba) Dinas ESDM Sultra, Muh Hasbullah Idris, […]

expand_less