Diduga Hina Rombongan Patwal Wabup Buton Selatan, Anak Bupati Dilaporkan ke Polisi
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Jum, 13 Mar 2026
- visibility 95
- comment 0 komentar

BUTON SELATAN | SUARAEMPATPILAR.com – Insiden dugaan penghinaan terhadap rombongan pengawalan (patwal) Wakil Bupati Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, berujung laporan resmi ke pihak kepolisian. Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bernama Yusri melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batauga pada Rabu (11/3/2026).
Peristiwa itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.30 WITA di ruas jalan yang menghubungkan Desa Lawela Selatan dengan Lingkungan La Busa, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara.
Saat kejadian, rombongan patwal tengah melakukan pengawalan terhadap perjalanan Wakil Bupati Buton Selatan. Namun perjalanan tersebut diduga terganggu oleh sebuah mobil berwarna silver yang dikemudikan seorang pria bernama Sandi.
Dalam laporan yang disampaikan kepada polisi, Sandi disebut merupakan anak dari Bupati Buton Selatan.
Menurut keterangan Yusri, mobil yang dikendarai Sandi diduga beberapa kali mengambil jalur kendaraan patwal dengan manuver zig-zag sehingga menghambat laju rombongan pengawalan.
“Mobil patwal Wakil Bupati Buton Selatan dihalangi oleh kendaraan yang dikendarai seorang pria bernama Sandi dengan mengambil jalur mobil patwal secara zig-zag, sehingga kami harus menghentikan kendaraan secara tiba-tiba,” ujar Yusri dalam keterangannya.
Situasi di lokasi disebut sempat memanas setelah kendaraan patwal terpaksa berhenti mendadak akibat manuver kendaraan tersebut. Tak lama berselang, pengendara mobil silver itu disebut mendekati rombongan pengawalan.
Dalam laporan itu, Yusri juga menyebut pengemudi mobil tersebut diduga melontarkan kata-kata penghinaan.
“Pengendara tersebut menurunkan kaca mobil lalu berteriak dengan kata ‘babi’ yang diduga ditujukan kepada Wakil Bupati Buton Selatan,” lanjutnya.
Merasa tindakan tersebut tidak pantas serta berpotensi memicu gangguan keamanan, Yusri akhirnya melaporkan insiden tersebut secara resmi ke kepolisian agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Ia berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
“Saya berharap laporan ini dapat segera diproses oleh pihak kepolisian agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Batauga belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan laporan tersebut.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar