Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tarian Lulo Konawe Libatkan 26 Ribu Peserta, Raih Rekor MURI

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
  • visibility 80
  • comment 0 komentar

KONAWE | SUARAEMPATPILAR.com – Perhelatan akbar Tarian Lulo yang melibatkan sekitar 26 ribu peserta di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, pada 11 April 2026, resmi mencatatkan rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pencapaian prestasi, tetapi juga menegaskan kuatnya nilai sosial dan budaya masyarakat setempat.

Tarian Lulo yang merupakan tradisi khas masyarakat Tolaki dikenal sebagai simbol persatuan, kesetaraan, dan harmoni. Dalam pelaksanaan kali ini, ribuan peserta dari berbagai latar belakang mulai dari pejabat daerah, pelajar, masyarakat umum, hingga komunitas adat berbaur dalam satu lingkaran tarian.

Kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut dinilai mencerminkan tingginya modal sosial yang dimiliki masyarakat Konawe. Momentum ini menjadi gambaran nyata bagaimana budaya lokal mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam satu ruang ekspresi kolektif.

Pemerintah daerah menyambut baik capaian tersebut dan menilai bahwa rekor MURI ini dapat menjadi pintu masuk untuk memperkuat pelestarian budaya sekaligus mendorong pembangunan berbasis kearifan lokal.

Selain aspek budaya, kegiatan ini juga membuka peluang strategis di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, Kabupaten Konawe berpotensi menjadi pusat budaya Lulo yang dikenal tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

Event serupa dinilai dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan yang terintegrasi dengan promosi produk UMKM, seni budaya lokal, serta destinasi wisata daerah. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Konawe, Yusran Akbar, dan Wakil Bupati, Syamsul Ibrahim, diharapkan dapat memperkuat kebijakan di bidang kebudayaan. Langkah tersebut meliputi pembinaan sanggar seni, penguatan muatan lokal dalam pendidikan, serta dukungan terhadap pelaku budaya.

Upaya tersebut dinilai penting agar semangat yang tercermin dalam pelaksanaan Tarian Lulo tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan berlanjut dalam program nyata yang berkelanjutan.

Capaian rekor ini menjadi bukti bahwa Konawe memiliki kekuatan identitas budaya dan energi sosial yang besar. Tantangan ke depan adalah bagaimana potensi tersebut dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah yang inklusif, berkarakter, dan berkelanjutan.

Dengan demikian, keberhasilan ini tidak hanya diukur dari rekor yang dicapai, tetapi juga dari kemampuan menjaga nilai persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Laporan: Redaksi

Tarian Lulo Konawe Libatkan 26 Ribu Peserta, Raih Rekor MURI
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less