Breaking News
light_mode
Trending Tags

3.330 TKA Kuasai Kawasan IPIP Kolaka, DPRD Bereaksi: Warga Lokal Jadi Penonton?

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
  • comment 0 komentar

KOLAKA | SUARAEMPATPILAR.COM – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kolaka mencatat lebih dari 3.300 tenaga kerja asing (TKA) saat ini bekerja dan bermukim di kawasan PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP), Sulawesi Tenggara. Angka ini memicu sorotan tajam DPRD Kolaka dan memunculkan kembali kegelisahan publik soal ketimpangan kesempatan kerja bagi tenaga lokal.

Data tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Disnakertrans Kolaka, Saritomo, saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Kolaka, Selasa pagi (20/1/2026).

Ribuan TKA dari Berbagai Perusahaan

Saritomo mengungkapkan, jumlah TKA yang tercatat bukan hanya berasal dari satu entitas, melainkan tersebar di sejumlah perusahaan utama dan mitra IPIP.

“Jika digabungkan antara PT IPIP dan seluruh mitra perusahaan, total TKA yang bekerja mencapai 3.330 orang,” ujar Saritomo di hadapan anggota dewan.

Rinciannya sebagai berikut:

  • PT Hijau Bangun Bersama (HBB): 558 TKA
  • PT Huaxing Nikel Indonesia: 935 TKA
  • PT IPIP: 660 TKA
  • PT Kolaka Nikel Indonesia (KNI): 1.036 TKA
  • PT IPIP Port Kolaka (IPK): 141 TKA

Angka ini jauh melampaui persepsi publik selama ini dan menjadi tamparan keras bagi klaim penyerapan tenaga kerja lokal yang kerap digaungkan.

Data Berubah, Angka Terus Membengkak

Menariknya, Disnakertrans Kolaka mencatat bahwa per Oktober 2025, jumlah TKA di lingkup IPIP dan mitranya masih berada di angka 1.581 orang. Artinya, dalam waktu relatif singkat, terjadi lonjakan signifikan hampir dua kali lipat.

Lonjakan ini menimbulkan pertanyaan serius:

  • Seberapa ketat pengawasan izin TKA?
  • Apakah transfer keahlian benar-benar berjalan?
  • Di mana posisi tenaga kerja lokal Kolaka?

Pengakuan Manajemen IPIP: Angka Bisa Lebih Besar

Fakta lain yang tak kalah mengejutkan datang dari pihak manajemen IPIP sendiri. General Manager PT IPIP, Saefuddin Muslimin, menyebut angka TKA yang beredar di publik selama ini justru lebih kecil dari kondisi riil.

“Untuk di IPIP dan KNI saja jumlahnya sekitar 929 orang. Tapi jika digabung dengan kontraktor dan seluruh mitra, pendataan sementara kami sekitar 3.500-an TKA,” bebernya.

Pernyataan ini memperkuat kekhawatiran DPRD dan publik bahwa ledakan TKA di kawasan industri strategis Kolaka nyaris tak terbendung.

Jangan Bilang DPRD Kolaka Omon-Omon

Sejumlah anggota Komisi III DPRD Kolaka dalam RDP tersebut disebut mulai meninggikan nada suara, mempertanyakan:

  • lemahnya kontrol daerah,
  • minimnya transparansi data,
  • serta nasib ribuan pencari kerja lokal yang hingga kini masih menganggur.

IPIP yang sejak awal digadang-gadang sebagai lokomotif kesejahteraan Kolaka, kini justru dinilai berpotensi berubah menjadi “enklave tenaga asing” jika pemerintah daerah tidak segera bertindak tegas.

Tuntutan Publik: Transparansi dan Keberpihakan

Masyarakat sipil mendesak:

  • Audit menyeluruh TKA di kawasan IPIP
  • Pembukaan data izin kerja secara transparan
  • Kuota ketat dan wajib alih teknologi
  • Prioritas absolut tenaga kerja lokal Kolaka dan Sultra

Tanpa langkah tegas, ledakan TKA ini dikhawatirkan akan menjadi bom sosial, memicu kecemburuan, konflik horizontal, dan memperlebar jurang ketidakadilan di daerah penghasil nikel strategis nasional.


Catatan Redaksi

Pembangunan industri tidak boleh menjelma menjadi penjajahan gaya baru. Investasi seharusnya menghadirkan kesejahteraan, bukan sekadar angka produksi dan ekspor, sementara masyarakat lokal hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri.

Laporan: Redaksi

3.330 TKA Kuasai Kawasan IPIP Kolaka, DPRD Bereaksi: Warga Lokal Jadi Penonton?
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • THR ASN Kendari 2026 Segera Cair, Pemkot Siapkan Rp35 Miliar Dua Pekan Sebelum Lebaran photo_camera 1

    THR ASN Kendari 2026 Segera Cair, Pemkot Siapkan Rp35 Miliar Dua Pekan Sebelum Lebaran

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle OLank Zakaria
    • visibility 208
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com– Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menyiapkan anggaran sekitar Rp35 miliar untuk pembayaran tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkot Kendari pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Anggaran tersebut telah dialokasikan dan direncanakan akan disalurkan kepada para penerima paling lambat dua pekan sebelum Hari Raya Idulfitri, menyesuaikan dengan ketentuan pemerintah […]

  • Gubernur ASR Hadiahkan Pembangunan Jalan Lalembuu di HUT ke-23 Konawe Selatan photo_camera 1

    Gubernur ASR Hadiahkan Pembangunan Jalan Lalembuu di HUT ke-23 Konawe Selatan

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KONAWE SELATAN | SUARAEMPATPILAR.com – Peringatan hari jadi ke-23 Kabupaten Konawe Selatan menjadi panggung penting bagi penguatan komitmen pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memanfaatkan momentum ini untuk menegaskan arah kebijakan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses. Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, dalam sambutannya pada upacara […]

  • Polemik Anggaran Jalan Kolaka Utara Memanas, Pemprov Sultra Luruskan Kritik Medsos Wabup: Data Harus Utuh photo_camera 1

    Polemik Anggaran Jalan Kolaka Utara Memanas, Pemprov Sultra Luruskan Kritik Medsos Wabup: Data Harus Utuh

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 380
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Polemik pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Kolaka Utara memasuki babak baru setelah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara secara terbuka meluruskan narasi yang berkembang di media sosial terkait minimnya dukungan anggaran pembangunan dari pemerintah provinsi. Dalam pernyataan resminya, Pemprov Sultra melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menegaskan bahwa tudingan seolah-olah pemerintah provinsi tidak memberi […]

  • Pesawat Smart Air PK-SNS Jatuh ke Perairan Nabire Usai Lepas Landas, Seluruh Penumpang Selamat photo_camera 1

    Pesawat Smart Air PK-SNS Jatuh ke Perairan Nabire Usai Lepas Landas, Seluruh Penumpang Selamat

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 254
    • 0Komentar

    NABIRE | SUARAEMPATPILAR.COM – Suasana Bandara Douw Aturure Nabire mendadak gempar setelah sebuah pesawat kecil milik Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNS mengalami insiden serius sesaat setelah lepas landas menuju Kaimana, Papua Barat, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 12.45 WIT. Pesawat jenis Cessna Caravan tersebut dilaporkan mengalami gangguan mesin tak lama setelah take-off, memaksa pilot mengambil […]

  • Pawai Budaya dan Lulo Massal HUT Sultra-62 di MTQ Kendari, Gubernur Andi Sumangerukka Ikut Lulo Bersama Warga photo_camera 1

    Pawai Budaya dan Lulo Massal HUT Sultra-62 di MTQ Kendari, Gubernur Andi Sumangerukka Ikut Lulo Bersama Warga

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 193
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Gelombang manusia membanjiri kawasan MTQ, Kota Kendari, Jumat (24/4/2026). Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan Pawai Budaya dan lulo massal dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara. Suasana berubah menjadi pesta rakyat penuh warna, irama, dan kebanggaan budaya. Mengusung tema “Produktif untuk Sultra Sejahtera”, pawai budaya ini memulai perjalanan […]

  • Komisi III DPR Apresiasi Buser 77 Polresta Kendari photo_camera 1

    Komisi III DPR Apresiasi Buser 77 Polresta Kendari

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 199
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Kinerja aparat penegak hukum di daerah kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Tim Buser 77 Satuan Reserse Kriminal Polresta Kendari menuai apresiasi dari Komisi III DPR RI atas keberhasilannya mengungkap sejumlah kasus kriminal menonjol di Kota Kendari. Apresiasi tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Komisi III DPR RI ke Kendari, Kamis (16/4/2026). […]

expand_less