Gubernur Sultra Tegaskan Komitmen Dukung Pembinaan dan Masa Depan Atlet Daerah Secara Berkelanjutan
- account_circle Kontributor La Ode Zailudin
- calendar_month Sen, 26 Jan 2026
- comment 0 komentar
KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mendukung pembinaan olahraga serta menjamin masa depan atlet daerah secara berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Sulawesi Tenggara yang digelar di Aula Hotel Sahid Azizah Syariah, Minggu (25/1/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para atlet Sulawesi Tenggara yang telah menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan olahraga yang terencana dan berkesinambungan mampu melahirkan prestasi sekaligus menjamin masa depan atlet.
“Sesuai mars patriot olahraga, disiplin adalah nafas seorang atlet, kesetiaan adalah kebanggaan, dan kehormatan adalah segalanya. Prestasi tidak boleh berhenti pada penghargaan sesaat, tetapi harus diikuti dengan perhatian terhadap masa depan atlet,” tegas Gubernur.
Program Terukur dan Berkelanjutan
Melalui forum Rakerprov ini, Gubernur berharap KONI Sulawesi Tenggara dapat menyusun program kerja tahunan yang terukur, sistematis, dan berkelanjutan, dengan fokus pada pembinaan atlet sejak dini hingga pemeliharaan atlet berprestasi.
Ia menekankan pentingnya pemetaan yang jelas antara program pembinaan dan program prestasi, agar setiap atlet mendapatkan perlakuan sesuai dengan fase dan kebutuhannya.
“Atlet yang belum berprestasi harus dibina dengan baik dan terarah, sementara atlet yang sudah berprestasi harus dipelihara agar capaian prestasinya tetap terjaga dan masa depannya lebih terjamin,” ujarnya.
Atlet sebagai Aset Daerah
Gubernur juga menegaskan bahwa olahraga saat ini tidak hanya dipandang sebagai aktivitas fisik, tetapi telah berkembang menjadi industri, di mana atlet merupakan aset daerah yang harus dijaga dan dikembangkan.
“Tugas KONI adalah membina dan memelihara atlet agar berprestasi. Sementara tugas pemerintah daerah adalah memfasilitasi,” jelasnya.
Namun demikian, Gubernur mengingatkan bahwa pembinaan prestasi atlet harus tetap sejalan dengan pendidikan formal. Atlet berprestasi perlu mendapatkan perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan serta kesiapan kehidupan setelah masa aktif bertanding.
Dukungan Pemerintah Provinsi
Lebih lanjut, Gubernur menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mendukung program-program KONI, termasuk dari sisi pendanaan. Ia meminta agar kebutuhan yang belum terpenuhi dapat disampaikan secara terbuka kepada pemerintah daerah.
Secara khusus, Gubernur menaruh perhatian pada cabang olahraga yang selama ini menjadi tulang punggung prestasi Sulawesi Tenggara, seperti taekwondo, dayung, dan renang.
“Kita akan memberikan penghargaan kepada atlet-atlet taekwondo. Sementara untuk cabang olahraga dayung dan renang, asramanya akan kita renovasi,” ungkapnya.
Penyerahan Penghargaan Atlet Berprestasi
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Tenggara bersama Ketua Umum KONI Sulawesi Tenggara, Andi Ady Aksar, turut menyerahkan penghargaan kepada para atlet Sulawesi Tenggara yang telah menorehkan prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri Tahun 2025 di Kudus.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan KONI dalam membangun ekosistem olahraga yang profesional, berprestasi, dan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Kontributor La Ode Zailudin

Saat ini belum ada komentar