Breaking News
light_mode
Trending Tags

Fakta Membantah AP2: RB Tak Kelola APBD, Tuduhan Lonjakan Harta Dinilai Omong Kosong

  • account_circle La Ode Zailudin
  • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
  • comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Tuduhan yang dilontarkan Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Indonesia terhadap RB, mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara, dinilai liar, tidak berdasar, menyesatkan publik, dan berpotensi kuat sebagai fitnah serius yang sengaja diproduksi untuk menggiring opini.

Pernyataan Ketua Dewan Pembina Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Indonesia Hasanudin Kansi yang mengaitkan lonjakan kekayaan RB dengan jabatannya sebagai Penjabat (Pj) Bupati Buton Selatan pada 2024 terbukti tidak memiliki pijakan fakta administratif maupun hukum. Tuduhan tersebut bahkan dinilai ceroboh, manipulatif, dan menabrak akal sehat publik.

Tuduhan AP2 Dinilai Omong Kosong

Fakta hukum dan administrasi yang tidak terbantahkan justru mematahkan seluruh narasi AP2:

  • RB baru dilantik sebagai Pj Bupati Buton Selatan pada 12 November 2024
  • Masa jabatan berakhir pada 20 Februari 2025
  • Tidak ada satu pun APBD maupun APBD Perubahan (APBD-P) 2024 hingga TA 2025 yang dikelola RB

Dengan rentang jabatan yang sangat singkat dan tanpa kewenangan pengelolaan anggaran daerah, tudingan bahwa kekayaan RB melonjak karena jabatan Pj Bupati bukan hanya keliru, tetapi dapat dikategorikan sebagai kebohongan publik dan fitnah keji.

“Ini bukan sekadar salah analisis, ini logika sesat. Tidak ada satu rupiah pun APBD 2024 yang dikelola RB. Menyimpulkan lonjakan harta dari jabatan itu adalah kebohongan yang memalukan,” tegas sumber yang memahami detail pemerintahan Buton Selatan.

Dugaan Penipuan: Modus Foto Bupati dan Mark-Up Anggaran

Tak hanya gemar melontarkan tuduhan, Hasanudin Kansi juga disebut-sebut memiliki rekam dugaan penipuan terhadap sejumlah pihak, termasuk dengan modus meminta dana untuk pemasangan foto Bupati Buton Selatan di sejumlah titik strategis.

Menurut keterangan beberapa sumber yang enggan disebutkan namanya, Hasanudin diduga menarik uang dari pihak tertentu dengan dalih biaya cetak dan pemasangan foto pejabat, namun jumlah yang diminta jauh melebihi biaya riil (mark-up) dan pelaksanaannya tidak pernah terealisasi secara utuh sebagaimana dijanjikan.

“Uangnya diminta di depan, alasannya untuk foto Bupati. Tapi setelah itu tidak jelas realisasinya, dan nilainya juga tidak masuk akal. Ini sudah seperti modus lama,” ungkap salah satu sumber.

Dugaan praktik ini semakin memperkuat persepsi publik bahwa narasi moral yang dibangun Hasanudin tidak sejalan dengan perilaku lapangan, dan justru berbanding terbalik dengan tuduhan yang ia lontarkan kepada orang lain.

Bukan Sekali, Pola Tuduhan dan Pelaporan Hukum Berulang

Publik juga perlu tahu, pola tudingan dan serangan personal bukan barang baru dalam rekam jejak Hasanudin Kansi.

Pada 2020, Direktur PT Sinar Samudra Sultra Jaya (PT SSSJ), Dwi Bramancho, melalui kuasa hukumnya Mustajab, secara resmi melaporkan La Ode Hasanuddin Kansi ke Polda Sulawesi Tenggara.

Laporan tersebut terkait dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE, menyusul penyebaran tuduhan serius melalui media sosial Facebook dan pernyataan ke media online.

Fakta ini menegaskan bahwa pola pembunuhan karakter, tuduhan tanpa bukti, dan tekanan opini publik telah menjadi pola berulang yang melekat pada sosok Hasanudin.

Catatan Kelam yang Pernah Menggemparkan Publik Nasional

Nama La Ode Hasanuddin Kansi juga tercatat dalam arsip pemberitaan nasional terkait kasus pembunuhan mahasiswi di Kendari pada 2013, sebuah peristiwa hukum besar yang sempat mengguncang publik.

Kasus tersebut memang telah diproses aparat penegak hukum. Namun fakta ini kembali relevan bukan untuk menghakimi, melainkan sebagai pengingat keras bahwa kredibilitas moral pihak yang gemar menuduh orang lain patut diuji secara kritis.

Stop Trial by Opinion, Ini Negara Hukum!

Tudingan AP2 terhadap RB dinilai sebagai trial by opinion yang berbahaya, merusak reputasi seseorang tanpa dasar hukum, serta berpotensi menyeret pelakunya sendiri ke ranah pidana.

Jika AP2 benar mengklaim diri sebagai gerakan moral, maka seharusnya:

  • Buktikan dengan data, bukan teriakan
  • Tempuh jalur hukum, bukan provokasi murahan
  • Hentikan fitnah dan manipulasi opini publik

Hingga saat ini, RB tidak pernah terbukti mengelola, apalagi menyalahgunakan anggaran, baik sebagai Pj Bupati Buton Selatan maupun saat menjabat Kadis Kominfo Sultra. Sebaliknya, tuduhan yang diarahkan kepadanya justru menguatkan dugaan adanya pembunuhan karakter yang disengaja.

“Negara hukum tidak dibangun dengan spanduk dan tuduhan liar. Tanpa bukti, itu bukan aktivisme, melainkan aksi kejahatan terencana berbasis opini,” tutup sumber tersebut.

Laporan: Redaksi

Fakta Membantah AP2: RB Tak Kelola APBD, Tuduhan Lonjakan Harta Dinilai Omong Kosong
  • Penulis: La Ode Zailudin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Birokrasi Sultra Memanas: GPMI Laporkan Ketua JMSI Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik ke Polda photo_camera 1

    Polemik Birokrasi Sultra Memanas: GPMI Laporkan Ketua JMSI Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik ke Polda

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Konflik mahasiswa dan unsur media berubah jadi pertarungan hukum terbuka. Adu pasal KUHP baru dan UU ITE memanas di Polda Sultra. KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Konflik informasi antara organisasi mahasiswa dan unsur media di Sulawesi Tenggara memasuki babak hukum. Gerakan Persatuan Mahasiswa Indonesia (GPMI) resmi melaporkan pimpinan organisasi media daerah ke Ditreskrimsus Polda Sultra atas […]

  • Kasus Mayat Perempuan di Mandonga Terungkap, Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembunuhan Berencana dan Curas photo_camera 1

    Kasus Mayat Perempuan di Mandonga Terungkap, Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembunuhan Berencana dan Curas

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle OLank Zakaria
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Misteri kematian seorang perempuan berinisial A.E. (56) yang ditemukan dalam kondisi membengkak di rumahnya di Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Mandonga, akhirnya terungkap. Kepolisian memastikan korban merupakan korban pembunuhan berencana yang disertai pencurian dengan kekerasan. KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Teka-teki kematian tragis perempuan paruh baya di Kota Kendari akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Pengungkapan kasus ini dilakukan […]

  • Rangkap Jabatan ASN Jadi Anggota BPD di Konawe Selatan Disorot, Diduga Langgar UU Desa dan UU ASN photo_camera 1

    Rangkap Jabatan ASN Jadi Anggota BPD di Konawe Selatan Disorot, Diduga Langgar UU Desa dan UU ASN

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 271
    • 0Komentar

    KONAWE SELATAN | SUARAEMPATPILAR.com – Fenomena aparatur sipil negara (ASN) yang merangkap jabatan sebagai anggota maupun ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Konawe Selatan mulai menuai sorotan serius. Praktik ini dinilai berpotensi melanggar sejumlah regulasi dan membuka ruang konflik kepentingan dalam tata kelola pemerintahan desa. Secara normatif, ketentuan larangan rangkap jabatan bagi anggota BPD […]

  • Gubernur Sultra Perintahkan Pembangunan Gedung RSUD Bahateramas Delapan Lantai Segera Dimulai photo_camera 1

    Gubernur Sultra Perintahkan Pembangunan Gedung RSUD Bahateramas Delapan Lantai Segera Dimulai

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 270
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR), memantapkan rencana peningkatan layanan kesehatan masyarakat dengan mendorong realisasi pembangunan gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas. Orang nomor satu di Bumi Anoa itu menargetkan proyek strategis ini dapat dimulai pada tahun 2026. Instruksi tegas tersebut disampaikan Gubernur ASR saat melakukan kunjungan mendadak (sidak) […]

  • Pesan Kuat Gubernur di Paripurna DPRD: Sultra Harus Produktif untuk Sejahtera photo_camera 1

    Pesan Kuat Gubernur di Paripurna DPRD: Sultra Harus Produktif untuk Sejahtera

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 188
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (23/4/2026), sebagai bagian dari momentum refleksi perjalanan pembangunan daerah sekaligus penguatan komitmen menuju masa […]

  • Gubernur ASR Tekankan Efisiensi Anggaran, Fokus Tekan Kemiskinan dan Tingkatkan Kesejahteraan photo_camera 1

    Gubernur ASR Tekankan Efisiensi Anggaran, Fokus Tekan Kemiskinan dan Tingkatkan Kesejahteraan

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 125
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan tata kelola anggaran yang lebih disiplin, efektif dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Dalam pernyataannya pasca perayaan HUT Sultra ke-62, Rabu (29/4/2026), Gubernur Andi Sumangerukka menekankan bahwa kondisi fiskal daerah yang terbatas harus direspons dengan kebijakan yang cermat dan berorientasi hasil. Ia mengingatkan […]

expand_less