Safari Ramadan di Buton Utara, Gubernur Andi Sumangerukka Tegaskan Lanjutkan Perbaikan Jalan Rusak pada 2026
- account_circle Suara Empat Pilar
- calendar_month Jum, 13 Mar 2026
- visibility 83
- comment 0 komentar

BUTON UTARA | SUARAEMPATPILAR.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan dan peningkatan ruas jalan yang mengalami kerusakan berat di Kabupaten Buton Utara pada tahun 2026.
Komitmen tersebut disampaikan gubernur saat melaksanakan rangkaian Safari Ramadan di Masjid At-Taqwa Kulisusu, Kamis (12/3/2026).
Menurut Andi Sumangerukka, pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk membuka akses antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki potensi sumber daya alam besar.
Pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi Sultra telah melakukan peningkatan jalan di sejumlah ruas strategis di Buton Utara, yakni Lambale–Ereke, Simpang 3 Bubu–Ronta, serta Ronta–Lambale dengan total panjang mencapai 16,42 kilometer.
Program tersebut akan terus berlanjut pada tahun 2026 melalui peningkatan ruas Lambale–Ereke sepanjang sekitar 5 kilometer.
“Saya membangun jalan penghubung karena saya melihat Kabupaten Buton Utara memiliki potensi besar, baik di sektor perikanan maupun pertanian. Namun potensi itu selama ini masih berputar di lingkup daerah sehingga belum berkembang secara optimal,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa kualitas hasil pertanian dan kekayaan sumber daya perikanan di Buton Utara memiliki peluang besar untuk berkembang lebih luas, bahkan menembus pasar ekspor, jika didukung oleh akses transportasi serta infrastruktur yang memadai.
Selain menyampaikan komitmen pembangunan infrastruktur, dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut gubernur juga menyerahkan bantuan Pasang Baru Listrik (PBL) kepada 224 rumah tangga kurang mampu di Buton Utara. Tidak hanya itu, ia juga menyalurkan 150 paket sembako sebagai bantuan pribadi kepada masyarakat.
Di sela kunjungan kerjanya, Gubernur Andi Sumangerukka juga meninjau kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Malalanda, Kecamatan Kulisusu. Kawasan tersebut menjadi salah satu dari enam lokasi revitalisasi kampung nelayan di Sulawesi Tenggara untuk periode 2025–2026.
“Ke depan kita akan membangun dan memperbaiki fasilitas di sekitar kampung nelayan, mulai dari infrastruktur jalan, sanitasi hingga penataan lingkungan permukiman. Tujuannya agar masyarakat pesisir memiliki tempat tinggal yang layak dan aktivitas ekonomi mereka bisa berjalan lebih baik,” jelasnya.
Selain pembangunan fasilitas dasar, pemerintah juga merencanakan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat nelayan agar kawasan permukiman menjadi lebih tertata, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.
Gubernur menegaskan bahwa pembangunan kawasan pesisir tersebut bertujuan untuk memperlancar distribusi hasil tangkapan nelayan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan kawasan pesisir agar kampung nelayan dapat tumbuh menjadi kawasan ekonomi produktif dan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Suara Empat Pilar
- Editor: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar