Breaking News
light_mode
Trending Tags

LIRA Sultra Tantang Ridwan Bae Turun dari Kursi DPR RI: Berani Injak Jalan Neraka Tapunggaya–Tapuemea Konawe Utara? “Jangan Hanya Bicara Infrastruktur dari Jakarta”

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
  • comment 2 komentar

KONUT | SUARAEMPATPILAR.com — DPW LSM LIRA Sulawesi Tenggara melontarkan pernyataan keras yang dipastikan “memanaskan telinga” birokrasi pusat maupun daerah. Organisasi tersebut secara terbuka menantang Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir. Ridwan Bae, untuk turun langsung menginjakkan kaki di jalan umum warga Desa Tapunggaya, Tapuemea, dan Mandiodo.

Tantangan itu bukan tanpa alasan. Selama hampir dua dekade sejak Konawe Utara mekar, akses jalan utama yang menjadi urat nadi tiga desa tersebut masih dalam kondisi memprihatinkan—berdebu saat kemarau dan berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan.

“Jangan Hanya Lihat Laporan di Atas Meja”

Gubernur LSM LIRA Sultra, Asran Doiyu, menegaskan bahwa pejabat pusat tidak cukup hanya menerima laporan administratif atau paparan pembangunan di ruang rapat ber-AC.

“Kami menantang Pak Ridwan Bae datang langsung, injakkan kaki di jalan itu. Rasakan sendiri bagaimana rakyat berjalan, bukan dari balik mobil dinas,” tegasnya.

Menurut LIRA, Komisi V DPR RI memiliki kewenangan strategis di bidang infrastruktur, transportasi, dan pembangunan daerah. Karena itu, kunjungan langsung dinilai penting untuk memastikan kondisi nyata di lapangan.

Ironi di Tanah Kaya Nikel

Wilayah Tapunggaya, Tapuemea, dan Mandiodo dikenal sebagai kawasan penghasil nikel yang berkontribusi besar terhadap pendapatan negara dan daerah. Namun ironisnya, warga justru hidup dengan infrastruktur dasar yang tertinggal.

Setiap hari, masyarakat harus mempertaruhkan keselamatan saat melintas. Anak sekolah terlambat, pasien sulit menuju fasilitas kesehatan, dan aktivitas ekonomi terhambat akibat akses jalan yang tidak layak.

LIRA menilai kondisi ini sebagai bentuk ketimpangan pembangunan yang serius.

Kritik Keras untuk Pemda Konawe Utara

Selain pemerintah pusat, LIRA juga menyoroti Pemerintah Daerah Konawe Utara yang dinilai gagal memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat.

Alasan bahwa jalan berada di wilayah konsesi tambang dianggap tidak cukup untuk membenarkan pembiaran bertahun-tahun. Pemerintah seharusnya mampu mencari solusi melalui koordinasi dengan perusahaan atau penetapan status jalan yang jelas.

“Kalau perusahaan bisa mengangkut nikel miliaran rupiah lewat wilayah itu, masa rakyat tidak bisa mendapat jalan layak?” sindir Asran.

Pesan Terbuka untuk Wakil Rakyat

Tantangan kepada Wakil Ketua Komisi V DPR RI menjadi simbol kekecewaan mendalam masyarakat terhadap lambannya respons negara.

LIRA menegaskan, kunjungan langsung bukan sekadar seremonial, melainkan langkah awal untuk memastikan bahwa pembangunan tidak hanya dinikmati wilayah perkotaan atau kawasan strategis tertentu.

“Jika benar berpihak pada rakyat, datanglah. Jangan biarkan warga merasa sendirian di tanahnya sendiri.” kata Asran dengan nada menantang.

Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kondisi jalan rusak di Tapunggaya, Tapuemea dan Mandiodo menjadi potret nyata paradoks pembangunan. Tantangan LIRA Sultra kepada Komisi V DPR RI kini menjadi sorotan publik apakah akan dijawab dengan tindakan nyata atau sekadar berlalu sebagai wacana.

Warga menunggu, bukan janji. Mereka menunggu langkah kaki negara di jalan yang selama ini mereka pijak sendirian.

Laporan: Redaksi

LIRA Sultra Tantang Ridwan Bae Turun dari Kursi DPR RI: Berani Injak Jalan Neraka Tapunggaya–Tapuemea Konawe Utara? “Jangan Hanya Bicara Infrastruktur dari Jakarta”
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemendagri Tetapkan Pulau Kawi-Kawia Status Nasional, Sengketa Perbatasan Sultra–Sulsel Temui Titik Terang photo_camera 1

    Kemendagri Tetapkan Pulau Kawi-Kawia Status Nasional, Sengketa Perbatasan Sultra–Sulsel Temui Titik Terang

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 323
    • 0Komentar

    JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.com — Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bergerak cepat menindaklanjuti sengketa perbatasan antara Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Sulawesi Selatan (Sulsel) terkait Pulau Kawi-Kawia. Langkah ini menandai babak baru penyelesaian konflik wilayah yang selama ini menghambat sejumlah agenda pembangunan di kawasan tersebut. Tindak lanjut dilakukan setelah pertemuan antara Gubernur Sultra Andi […]

  • Gubernur Sultra Pimpin Patroli Skala Besar Operasi Lilin Anoa 2025, Dalam Rangka Perayaan Nataru photo_camera 1

    Gubernur Sultra Pimpin Patroli Skala Besar Operasi Lilin Anoa 2025, Dalam Rangka Perayaan Nataru

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Kontibutor La Ode Zailudin
    • visibility 416
    • 0Komentar

    KENDARI | Suara Empat Pilar. com – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) bersama Forkopimda menggelar patroli skala besar dalam rangka Operasi Lilin Anoa 2025, Selasa malam (23/12/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WITA tersebut dipusatkan di Tribun Presisi Polda Sultra dan dilaksanakan sebagai upaya memberikan rasa aman serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang […]

  • KASAU M. Tonny Harjono Hadiri Harmoni Sultra 2026 di Kendari, TNI AU Tampilkan Atraksi Udara Spektakuler photo_camera 1

    KASAU M. Tonny Harjono Hadiri Harmoni Sultra 2026 di Kendari, TNI AU Tampilkan Atraksi Udara Spektakuler

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Kontributor Amrul
    • visibility 353
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Kehadiran orang nomor satu di tubuh TNI Angkatan Udara, Marsekal TNI M. Tonny Harjono, di Kota Kendari, Minggu (26/4/2026), menjadi sorotan dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara. Kepala Staf TNI AU (KASAU) tersebut tiba di Kendari dan bermalam di Hotel Claro Kendari, sebagai bagian dari dukungan […]

  • Teriak “Tangkap Gubernur”, Publik Balik Bertanya: Siapa La Ode Hasanudin Kansi Sebenarnya? photo_camera 1

    Teriak “Tangkap Gubernur”, Publik Balik Bertanya: Siapa La Ode Hasanudin Kansi Sebenarnya?

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Kontributor La Ode Zailudin
    • visibility 362
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Seruan lantang agar KPK menangkap Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka (ASR) dan istrinya mendadak ramai. Namun sebelum teriakan itu berubah jadi kebenaran, publik justru lebih dulu menguliti siapa yang berteriak. Nama La Ode Hasanudin Kansi pembina AP2S Sultra atau APPS Sultra kini jadi sorotan tajam. Tanpa satu pun dokumen hukum, laporan […]

  • Awal Puasa 2026 Segera Ditentukan, Kemenag Gelar Sidang Isbat Selasa Sore photo_camera 1

    Awal Puasa 2026 Segera Ditentukan, Kemenag Gelar Sidang Isbat Selasa Sore

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle OLank Zakaria
    • visibility 205
    • 0Komentar

    JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.com — Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah pada Selasa, 17 Februari 2026. Sidang penting ini dijadwalkan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB. Pelaksanaan sidang isbat berlandaskan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 1 Tahun 2026 yang mengatur integrasi metode […]

  • Gempa Konawe Hari Ini Akibat Sesar Lawanopo, Dua Kali Guncang Sultra photo_camera 1

    Gempa Konawe Hari Ini Akibat Sesar Lawanopo, Dua Kali Guncang Sultra

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 154
    • 0Komentar

    KONAWE | SUARAEMPATPILAR.com – Dua kali gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Minggu (8/3/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan guncangan tersebut bersumber dari aktivitas Sesar Lawanopo yang masih aktif. Gempa pertama terjadi dini hari pukul 05.59 Wita dengan magnitudo 4,3, disusul gempa kedua pukul 08.50 Wita berkekuatan magnitudo 3,9. […]

expand_less