Breaking News
light_mode
Trending Tags

Iramawaty Sadaoda Tegaskan Sinergi Klaster Kunci Wujudkan Kecamatan Latoma Sehat

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar

KONAWE | SUARAEMPATPILAR.com – Suasana berbeda terlihat di Aula UPTD Puskesmas Latoma, Kabupaten Konawe, Selasa pagi (28/4/2026). Bukan sekadar rapat biasa, seluruh jajaran pegawai dari tenaga medis hingga staf administrasi tampak serius mengikuti Lokakarya Mini (Lokmin) Bulanan. Agenda yang digelir rutin setiap akhir bulan ini kali ini terasa lebih istimewa karena menyasar evaluasi mendalam dan solusi konkret atas persoalan kesehatan masyarakat di Kecamatan Latoma.

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam ini dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Puskesmas Latoma, Iramawaty Sadaoda, SKM. Turut hadir Kepala Tata Usaha (KTU), para penanggung jawab klaster 1 hingga 4, serta seluruh staf puskesmas. Lokmin kali ini mengusung tema besar: “Perkuat Koordinasi, Evaluasi Capaian, Akselerasi Pelayanan Sehat.”

Bukan Sekadar Rutinitas, tapi Wadah Pemecahan Masalah

Dalam sambutannya, Iramawaty menegaskan bahwa Lokakarya Mini bukanlah seremoni kosong atau formalitas belaka. Menurutnya, forum ini adalah ujung tombak introspeksi bagi seluruh elemen puskesmas.

“Lokmin ini bukan sekadar rutinitas bulanan. Ini adalah wadah krusial untuk memastikan setiap indikator kesehatan terukur dengan baik. Jika ada masalah di lapangan, kita bedah di sini. Jika ada prestasi, kita apresiasi. Pelayanan kepada masyarakat harus berjalan optimal tanpa celah,” tegas Iramawaty di hadapan puluhan pesertanya.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan di wilayah Latoma yang sebagian merupakan daerah agraris dengan akses terbatas membutuhkan inovasi pelayanan jemput bola. Karena itu, sinergi lintas program dan lintas sektor menjadi harga mati.

Tiga Fokus Utama Pembahasan

Lokmin kali ini menyoroti tiga agenda besar yang menjadi pijakan perbaikan pelayanan ke depan:

  1. Evaluasi Capaian Program (Klaster 1–4)
    Setiap penanggung jawab klaster memaparkan data kinerja selama periode Maret-April 2026. Mulai dari capaian imunisasi, penanganan ibu hamil, pengendalian penyakit menular, hingga manajemen obat dan kehadiran pegawai. Beberapa indikator mengalami peningkatan, namun ada pula yang masih stagnan dan membutuhkan strategi baru.
  2. Identifikasi Hambatan Teknis dan Administratif
    Dalam sesi ini, peserta secara terbuka mengungkap kendala di lapangan. Mulai dari keterbatasan alat penunjang medis di desa-desa terpencil, blanko laporan yang terkadang terlambat turun, hingga sulitnya menjangkau pasien dengan penyakit kronis karena faktor geografis. Diskusi berjalan alot namun konstruktif.
  3. Penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL)
    Dari hasil identifikasi masalah, tim langsung menyusun RTL untuk periode mendatang. Misalnya, penjadwalan ulang posyandu keliling, optimalisasi kader kesehatan desa, hingga usulan pengadaan logistik ke Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe.

Target Utama Terwujudnya Latoma Sehat

Di akhir acara, Iramawaty kembali menekankan bahwa esensi dari semua evaluasi dan perbaikan ini adalah satu: masyarakat Kecamatan Latoma berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang prima, cepat, dan merata.

“Kita tidak bekerja untuk papan nama atau angka-angka semata. Tapi untuk nyata-nyata menurunkan angka stunting, memastikan ibu melahirkan selamat, dan anak-anak Latoma tumbuh sehat. Mari kita buktikan bahwa puskesmas kecil bisa memberikan dampak besar,” tutupnya penuh semangat.

Dengan berakhirnya Lokmin bulan April ini, seluruh staf pulang dengan membawa tugas baru dan semangat yang terbarukan. Warga Latoma pun kini menanti aksi nyata dari hasil musyawarah ini.

Laporan: SA. HARIS

Iramawaty Sadaoda Tegaskan Sinergi Klaster Kunci Wujudkan Kecamatan Latoma Sehat
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less